Selasa, 26 Januari 2016

Jangan Takut Menjadi Guru Berprestasi



( By: Lifya)
Guru Pendidikan Khusus Berprestasi 2013 TK Nasional

Di dalam  Al-Quran dijelaskan kedudukan orang yang beriman dan berilmu akan ditinggikan beberapa derajat baik di dunia maupun di akhirat oleh Allah. Ilmu merupakan suatu fadilah dan kemuliaan yang diberikan kepada siapa saja yang di kehendaki-Nya. Maka orang tersebut telah mendapatkan suatu anugrah dan manfaat yang besar sekali dengan ilmu yang diperolehnya yang merupakan jihad di jalan Allah swt .  sehingga Allah meninggikan sederajat orang yang berilmu itu .
 Dengan ilmu seorang guru dapat  meningkatkan dedikasi, prestasi kerja, kemampuan professional dan mempertinggi harkat, martabatnya serta  memperkuat rasa persatuan dan kesatuan nasional melalui jalur pendidikan . Kepada guru yang telah melaksanakan tugas dengan penuh pengabdian dan dedikasi yang tinggi sudah  selayaknya  mendapat penghargaan . Untuk mendapatkan penghargaan tersebut maka guru diberi peluang untuk berkompetisi mulai dari Kecamatan sampai tingkat Nasional.
Lomba guru berprestasi  sudah merupakan kegiatan rutin setiap tahunnya jadi bukan merupakan kegiatan dadakan. Sehingga apabila seorang guru diutus dari sekolahnya untuk mengikuti seleksi berarti mereka sudah siap untuk berkompetensi.
Untuk   mencapai tujuan tersebut diperlukan sebuah target baik target jangka pendek maupun target jangka panjang. Target jangka panjang yang akan dicapai diharapkan bisa bermuara sampai   ketingkat Nasional dan meraih hasil yang terbaik. Berapa lama waktu yang diperlukan untuk mempersiapkan diri demi mencapai target ke Tingkat Nasional tersebut itu kembali kepada motifasi yang datang dari guru tersebut. Sebaiknya terus berkarya dan jangan putus asa apabila gagal ulangi terus jangan sampai berhenti apalagi mundur.  Target jangka pendek dicapai dengan mempersiapkan diri seiring dengan tugas yang diemban di sekolah . Tugas   yang kian hari kian  bertambah corak dan ragamnya akan menjadi lebih berharga  dengan cara mengemasnya  menjadi bahan yang bernilai.
Hal  utama yang perlu dikatahui adalah mengenali potensi diri   sehingga bisa membuat guru tersebut lebih unggul dari guru yang lainnya. Kelebihan itu bisa di portopolio , karya inovatif bisa juga di saat persentasi. Dengan syarat semua yang  dibuat disertai  dengan bukti fisik yang sah dan pelaporan yang benar.  
Petunjuk  pelaporan yang benar  untuk pemilihan Guru Berprestasi setiap tahunnya tidak jauh berbeda bisa didownload untuk dicermati agar mendapat gambaran bagaimana mekanisme pemilihan guru berprestasi mulai dari tingkat Kecamatan sampai ketingkat berikutnya. Setelah memperoleh petunjuk teknis untuk  pemilihan Guru Berprestasi maka   gambaran bagaimana cara dan mekanisme pemilihan guru berprestasi baik di tingkat kecamatan maupun di tingkat berikutnya akan diketahui. Petunjuk teknis untuk kegiatan seleksi guru berprestasi juga bisa didapatkan  di dinas pendidikan setiap akan dilaksanakan seleksi cuma  sampai ke tangan guru sekitar satu bulan bahkan kurang sebelum dilaksanakannya seleksi. Waktu satu bulan jelas tidak akan menghasilkan hasil yang optimal. Sehingga saat pembekalan menuju ke Tingkat Nasional banyak hal yang harus dipersiapkan mulai dari Portofolio, Penelitian Tindakan Kelas, karya inovatif, presentasi PTK belum lagi mempelajari teori-teori untuk menghadapi soal yang ratusan jumlahnya.
Berangkat dari rasa yang diburu waktu tersebut  penulis ingin berbagi pengalaman untuk mempersiapkan segala sesuatunya. Sengaja pengalaman ini dituliskan agar bisa menjangkau  calon guru berprestasi dimana saja. Beberapa hal yang perlu dipersiapkan sesuai dengan tahapan seleksi adalah sebagai berikut:


1.      Tes Tertulis
Tes ini dilalui mulai dari seleksi dari kecamatan, kota sampai ke tingkat Nasional.Tes tertulis dilaksanakan untuk penilaian unsur kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian dan kompetensi professional serta tes potensi akademik.
Kiat :
a.       Agar nilai kompetensi pedagogik bisa maksimal, maka  kuasai semua unsur-unsur kompetensi pedagogik.
b.      Tes kompetensi pedagogik dapat pula berupa soal uraian.
c.       Tes kompetensi Kepribadian berupa soal pilihan ganda (pilihan a,b,c,d dan e) sejumlah 150 butir soal dikerjakan dalam waktu 60 menit. Jika waktu habis, petugas akan mengambil lembar jawaban peserta walaupun soal belum dikerjakan. Untuk itu usahakan menjawab dengan cepat dan akurat hindari mengulangi membaca soal karena akan buang-buang waktu saja? Bertanya pada teman  akan mengganggu konsentrasi peserta lain.  Jangan panik menghadapi soal-soal karena ini akan memperburuk situasi.
d.      Tes Profesional dapat berupa tes number, atau tes numerik tergantung panitia. Bisa juga tes skolastic, psikotes, menggambar dan sebagainya. Ini akan lebih mudah mengerjakannya dengan sering melakukan latihan mengerjakan soal-soal yang bisa didapatkan ditoko buku.
e.       Tes Potensi Akademik
 Untuk bisa menangkap maksud dari soal dengan cepat ini bisa melalui latihan membahas soal-soal   yang bisa didapatkan di toko buku.


2.      Portofolio dan Piagam Penghargaan
Pembuatan portofolio pemilihan guru berprestasi  menurut penulis lebih baik dibuat  seperti pembuatan portofolio untuk sertifikasi. Karena  ini yang lebih sistematis dan memudahkan penilai untuk menilainya. Boleh tidak sama, tetapi secara garis besar harus memuat poin-poin tersebut.  Prosedur dan cara pembuatan portofolio biasanya terlampir dalam juknis pemilihan guru berprestasi ini bisa juga di download. Jika tidak ada bisa meminjam berkas/arsip portofolio teman guru yang sudah memasukan bahan sertifikasi  secara portopolio  teman yang sudah pernah ikut lomba yang isinya disesuaikan dengan kondisi masing-masing. Pembuatan portofolio usahakan dibuat sendiri agar datanya lebih akurat dan tidak membingungkan saat wawancara di lakukan.  Pengalaman ada peserta tidak tahu apa yang dibuatnya dan tidak bisa menunjukan  apa yang diminta saat ujian wawancara dengan juri. Untuk penilaian portofolio ditingkat Nasional bahan portofolio sudah diantarkan  terlebih dahulu ke Jakarta oleh panitia di Provinsi  jadi tidak bersamaan dengan peserta . Pengiriman ini sekitar dua minggu sebelum lomba ditingkat Nasional dilaksanakan.. Dikarenakan tebalnya portofolio yang akan dinilai jilidlah fortopolio itu menjadi beberapa bagian ada sepuluh kriteria dalam portofolio itu yang bisa dipenggal menjadi empat atau tiga bagian.
Kiat :
a.       Agar nilai portofolio bisa maksimal, usahakan semua SK, ijazah, sertifikat, piagam dan tanda penghargaan dilampirkan dan dilegalisir oleh kepala sekolah atau instansi yang bersangkutan.
b.      Agar tidak didiskualifikasi, jangan pernah mencoba menggunakan piagam atau sertifikat palsu biarlah sertifikat apa adanya itu lebih sportif.
c.       Susunlah portofolio itu dari tanggal terbaru tidak dari tanggal terdahulu seperti dalam penyusunan portopolio untuk serifikasi. Seandainya Tim penilai meminta 5 tahun terakhir atau delapan tahun terakhir bahan yang dimasukan tinggal di garis oleh tim penilai.
d.      Sertakan bukti fisik dan surat tugas atau  surat keterangan dari setiap kegiatan yang dilakukan sebagai penguat piagam dan sertifikat akan lebih bagus lagi disertai dengan  foto.
e.       Cantumkan dikulit pembatas setiap bagian  portofolio isi yang  terkandung di dalam bagian itu misalnya. 1. Ijazah, SK, dan sebagainya. Sehingga penilai dengan mudah mencantumkan nilai dari portofolio per bab. Jadi tidak hanya lambang tutwurihandayani saja yang dibuat pada halaman pembatas tersebut.

3.      Penelitian Tindakan Kelas (PTK)
PTK dipersiapkan untuk seleksi guru berprestasi  mulai dari seleksi tingkat kecamatan sampai tingkat Nasional. PTK yang akan dipresentasikan hanya satu. Tapi tidak menutup kemungkinan untuk membuat PTK lebih dari satu yang dimasukana ke dalam portopolio. Langkah yang paling tepat yang ditempuh adalah dengan membuat PTK jauh sebelum seleksi diadakan. Hal ini agar PTK yang dibuat   dapat sempurna dan tidak menyita waktu saat mau seleksi, Karena tidak kunjung tuntas atas perubahan dalam pelaporan . Pembuatan PTK semakin cepat akan semakin baik tentunya. Langkah yang penulis tempuh dalam membuat PTK dengan cara meminta tenaga ahli yang mengerti dengan tata cara membuat PTK untuk membimbing sehingga  bisa sebagai tempat konsultasi dan  membimbing dalam pembuatan  PTK. Apabila susah untuk mendapatkan pembimbing  bisa mengikuti bimbingan KTI Online yang diselenggarakan P4TKLB setiap tahunnya bimbingan dilakukan  lewat email. PTK yang lebih dari satu bisa dijadikan cadangan apabila terlalu banyak kekurangan yang ditemukan pada PTK yang diajukan saat pembekalan. PTK yang disajikan hanya satu tapi yang lainnya   bisa dimasukan kedalam laporan portofolio untuk menambah nilai portofolio . Hasil penelitian yang telah dilakukan bisa juga dibuatkan jurnalnya untuk penambah nilai. Jangan lupa PTK yang sudah selesai dibuat disyahkan oleh Kepala Sekolah dan diketahui oleh Kepala UPT masing-masing. Bagaimana cara pembuatan PTK yang sesuai prosedur, silakan pelajari Rambu-rambu Penulisan PTK.
Masalah yang akan diangkat dalam Penelitian Tindakan Kelas adalah berkaitan dengan kendala pada materi pembelajaran di kelas dan apa solusi yang ditempuh, tingkat urgensinya tinggi, bisa juga untuk   mengetahui tingkat efektifitas suatu metode, model atau media pembelajaran yang dibuat.
Kiat : Agar nilai pembuatan PTK dapat maksimal sebaiknya pelajari dahulu cara, metode dan prosedur pembuatan PTK. Seorang guru bisa juga membeli buku pembuatan PTK di toko, atau meminjam PTK peserta yang pernah maju lomba tapi bukan untuk meniru/menjiplak hanya sekedar melihat kerangka, cara penulisan dan pemilihan materi saja . Hal yang lebih disukai oleh tim penilai merupakan penemuan baru  bisa berupa alat peraga atau karya inovatif lainnya sehingga akan mendapat dua poin satu berupa laporan penelitian dan satu lagi nilai membuat alat peraga atau media pembelajaran.

4. Presentasi PTK/Karya Inovatif ( Tes Unjuk Kerja)
Setelah PTK selesai maka  segera buatkan  bahan presentasi. Biasanya menggunakan Microsoft Powerpoint 2007 . Bahan presentasi tidak perlu terlalu panjang dan mendetail, tetapi secara garis besar saja. Sajikan foto-foto yang dapat membantu untuk memperjelas  PTK yang dibuat karena melalui foto-foto banyak pesan yang bisa disampaikan. Hal ini karena waktu presentasi biasanya dibatasi hanya sekitar 10 sampai 15 menit saja. Bahan presentasi ditampilkan yang pokok-pokok saja tetapi sudah bisa menggambarkan isi dari keseluruhan PTK/Karya inovatif yang dibuat.

Kiat :
a.       Langkah awal yang bijak adalah segera mempelajari bagaimana menggunakan Microsoft Powerpoint . Semakin lama memakai dan berlatih maka akan semakin mahir dan luwes. Supaya tidak canggung lakukan latihan seperti layaknya di depan forum.
b.      Saat lomba seluruh peserta mempersiapkan seluruh materi presentasi beserta alat-alatnya secara mandiri tanpa bantuan orang lain. Karena hal ini termasuk  penilaian tentang “penggunaan media.”Jadi ketika akan presentasi peserta wajib merangkai, membuat koneksi Laptop dan LCD proyektor secara mandiri. Jika peserta gagal membuat koneksi dan LCD proyektor sehingga tidak bisa menampilkan gambar/display, maka peserta mempresentasikan PTK/Karya Inovasinya tanpa menggunakan LCD proyektor tetapi dilakukan secara manual/ceramah biasa. Hal ini tentu saja mengurangi nilai dan  mempersulit  dalam presentasi.
c.       Masukan nuansa budaya daerah di tempat berasal ke dalam pawerpoint yang di buat.
d.      Susun presentasi yang runtut mulai dari : Pendahuluan/latar belakang pemilihan judul.
Landasan Teori/pengajuan hipotesis.Metodologi Penelitian.Hasil Penelitian dan pembahasan. Penutup dan kesimpulan.
e.       Untuk berjaga-jaga  pindahkan materi presentasi yang sudah jadi dalam bentuk CD. Bisa juga  membuat salinan/copyannya ke flashdisc.
f.       Usahakan saat presentasi sebisa mungkin menjawab pertanyaan dewan juri secara cepat, tepat dan proporsional sesuai dengan isi PTK dengan  rendah hati.  Jawaban yang ragu-ragu akan menimbulkan berbagai pertanyaan susulan dan ketidak percayaan dewan juri.

4.      Tes Wawancara dan Tes Apraisal
Tes wawancara meliputi kompetensi sosial, kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian dan kompetensi profesional. Soal setiap juri berbeda-beda tergantung kemana jawaban digiring.. Juri mempunyai kewenangan seluas-luasnya untuk mengembangkan pertanyaan dan tidak dapat diganggu gugat. Saat melakukan Tes Apraisal peserta diminta memperlihatkan segala yang bersangkutan dengan tugas seorang guru. Kiat :
a.       Agar nilai wawancara dapat maksimal usahakan dapat menjawab semua pertanyaan juri dengan kalimat efektif secara tepat akurat dan logis. Jawaban yang terlalu panjang dan bertele-tele pada umumnya kurang disukai dan kadang malah menyulitkan diri sendiri.
b.      Usahakan jawaban dalam wawancara apa adanya dan pencerminan hati dari pemikiran yang murni . Seandainya juri bertanya tentang keterampilan yang dilaporkan dan meraih juara, maka dewan juri tidak segan-segan menyuruh mendemonstrasikan  guru dalam melatih siswa tersebut membuat keterampilan. Jika dirasa kurang pas, maka bisa diartikan  melakukan rekayasa dan manipulasi. Sebaiknya hindari itu. Guru berprestasi tidak diukur dari intelektualnya saja, namun sikap dan kepribadian yang santun, jujur dan berbudipekerti luhurlah yang menjadi acuannya.
c.       Bawalah  semua arsip yang ada mulai dari absen siswa sampai buku sumber yang digunakan minimal arsip satu tahun saat tes Apraisal ini dilakukan saat seleksi Tingkat kota dan Tingkat Provinsi.

5.      Karya Tulis
Karya Tulis berkaitan dengan Artikel Pendidikan , opini  dan bisa juga Karya Sastra yang dibuat dalam rentang waktu tertentu. Kiat :
a.       Agar nilainya bisa maksimal kirimkan  artikel pendidikan di berbagai media cetak dan tidak hanya sekali. Usahakan pula menulis di media cetak yang sudah mempunyai ISSN. Atau ISBN Jika kesulitan maka bisa berlatih menulis dengan membuat blog lewat internet. Cantumkan alamat web. yang memuat tulisan tadi dikolom yang sudah tersedia.
b.      Untuk Karya Sastra bisa berbentuk cerpen, cermin atau puisi
c.       Buku-buku pelajaran, diktat, modul  yang dibuat juga bisa diajukan sebagai hasil tulisan asal sesuai dengan rambu-rambu penulisan yang berlaku.
d.      Jangan lupa melampirkan karya tersebut dengan mengkofinya sertakan  nama Majalah , Koran atau jurnal yang memuat  tulis itu  dan disahkan Kepala Sekolah.

6.  Persiapan Alat
Pada saat hari “H” pemilihan guru berprestasi kelengkapan alat sangat membantu kinerja peserta guru berprestasi. Perlengkapan yang kurang akan mempengaruhi cara kerja, waktu dan tenaga. Sehingga pemanfaatan waktu menjadi kurang efektif dan efisien. Perlengkapan apa sajakah yang harus dipersiapkan?
a.       Laptop dan flashdisc (penyimpan data)
Dalam pemilihan guru berprestasi pengadaan laptop mutlak diperlukan akan lebih serasi apabila menggunakan laptop sendiri. Panitia biasanya hanya menyediakan  In Focus, sediakan Flashdisc sebagai media penyimpanan data cadangan untuk mengatasi masalah yang tak terduga. Kiat :
Bukan berarti jadi Guru berprestasi harus membeli laptop bisa dengan meminjam punya saudara. Tetapi  di zaman sekarang laptop bukan barang Lux lagi membeli sendiri merupakan suatu tindakan professional yang bisa diperguanakan untuk mempersiapkan bahan ujian jauh – jauh hari.
b.      Jangan lupa membawa alat tulis menulis seperti ballpoint, pensil, penggaris, busur, penghapus/tipe ex, dan sebagainya. Usahakan jangan sampai meminjam alat tulis peserta lain pada saat tes karena akan mengganggu kinerja dan konsentrasi diri sendiri dan peserta lain.
c.       Untuk Lomba Tingkat Nasional yang tak kalah penting yang harus dipersiapkan adalah pakaian. Walaupun peserta mendapat stelan jas dan baju batik pakaian lain juga harus dipersiapkan mengingat lama kegiatan sekitar sembilan hari. Pakaian  yang utama yang harus dipersiapkan adalah beberapa buah kemeja putih , kerudung putih bagi yang berkerudung dan peci untuk peserta laki-laki. Karena selama seleksi  tidak  diizinkan keluar dan susah untuk mendapatkan kemeja putih dihotel kalaupun ada tentu akan mahal.  Sepatu  cadangan  yang tidak terlalu tinggi juga diperlukan untuk berolah raga dan melakukan karya wisata.
d.      Lain-lain yang dirasa perlu yaitu untuk mengatur jadwal seefektif mungkin, Usahakan bangun pagi kondisikan diri siap untuk keluar kamar dengan pakaian yang rapi karena kita sering secara mendadak dipanggil ke sekretariat . Serta jangan lupa meminta nomor HP  peserta lain dan memberikan nomor HP sendiri karena ini sangat berguna sekali. Sekurang-kurangnya peserta mempunyai no HP ketua Kelas.
.
            Demikianlah selama usaha terbaik sudah dilakukan dan doa terkhusuk sudah dipanjatkan sisi sepenuhnya kepada Allah SWT saja keputusan “ terindah” kita serahkan bukan karena ingin menggurui tetapi ingin sedikit berbagi. Mudah-mudahan Tuhan melimpahkan Rahmat dan hidayahnya kepada kita semua dan  terpilih menjadi juara sampai ketingkat nasional. Sehingga Rahmat yang berlimpah tercurah kepada kita semua.
Semoga kita termasuk orang-orang yang dikehendaki Allah untuk mendapat hidayahnya. Amin.

Tentang Penulis

  Penulis bernama Lifya Aktif menulis di Website : lifyasofyan.blogspot.com , aktif mengikuti event menulis di media cetak maupun elektronik. Komunikasi bisa lewat Facebook atau email dralifya@ymail.com. Tulisannya juga  lolos  event  Champion Teachers Competition 2015 dan  menjadi tulisan terbaik.

Selain menjadi penulis, juga menjadi guru Anak Berkebutuhan Khusus dan pernah menjadi guru berprestasi tingkat nasional tahun 2013. Pernah mendapat undangan di Jepang serta pernah mendapat penghargaan untuk melaksanakan Umrah ke tanah Suci. Mendapat Penghargaan Satyalancana Guru Berprestasi karena tetap eksis berkarya th 2015
Penulis juga mengikuti banyak forum kepenulisan, menjadi  pegiat FAM yang mengantongi Nomor IDFAM   29800. Juga anggota.HIPSI dengan no ID0097/HIPSI/2014.
dan ikut group kepenulisan lainnya. Untuk memotifasi dan saling berbagi info tentang dunia literasi.
Alamat Penulis Jl. Koto Panjang No 31 RT 02 RW08 Pauh Padang Sumatera Barat, (Depan Sanggar Randai Palito Nyalo Kampus UNAND) HP. 085263067417